Kamis, 26 Maret 2015

EPISODE 1 : What's wrong with you Vi?



Pukul 23.00 wib tepat. Ryan yakin karena dia serasa muak melihat arlojinya dari sekitar 30 menit yang lalu. Arloji kebanggaanya. Hasil dia menabung selama 2 tahun. Tapi saat ini dia benar - benar ingin muntah rasanya melihat arloji yang jelas - jelas nggak salah apa - apa. Apalagi maunya Virly kali ini? Semakin Ryan mencoba memahaminya, semakin jauh rasanya bayang - bayang gadis itu dari pandangannya. Mereka sudah pacaran selama satu tahun belakangan ini. Dan ulah Virly kian menjadi saja rasanya. Awalnya perjodohan ini terasa menyenangkan. Virly gadis lucu dan terlihat seperti rapuh itu benar - benar membuat dia jatuh hati. Celotehnya, manjanya, binar matanya. Semua yang ada dalam Virly seolah seperti jawaban atas semua pencariannya. "Mama benar." Pikirnya saat itu. 

Lamunan Ryan seperti terhenti ketika melihat sesosok yang ia kenal betul perlahan mendekat. Berjalan gontai, dengan pakaian yang terlihat sudah dua hari dipakai. Kusut masai... Lelah. Virly! 

"Ryan, bantu aku please!" Ah kalimat itu lagi! Ryan menghela nafas panjang. "Kali ini apa Vir? Apalagi yang kamu lakukan? Kemana saja kamu dua hari ini? Please Vir, aku lelah." Ryan mengacak rambut dikepalanya, putus asa. Virly menghempaskan badannya, duduk di trotoar. Malam itu sepi sekali, hanya satu - dua kendaraan yg lewat. "Tolong bilang sama mama, aku lagi sama kamu dua hari ini. Please sekali lagi ini aja." 

Ryan semakin putus asa. "Jelaskan sama aku Vir, tolong jangan bikin aku seperti ini..." Belum selesai Ryan meneruskan kalimatnya, tiba - tiba saja Virly bangkit secepat kilat menghentikan taksi yang lewat, dan secepat itu pula dia melompat masuk. "Aku pasti jelaskan Ryan. Tapi nanti, tolong... Bilang sama mama aku lagi sama kamu. Besok aku telfon kamu." Dan taksi pun membelah malam. Whaaaat? Apa - apaan ini? Itu tadi apa? Ryan semakin frustasi. Belom hilang keterkejutannya, tiba - tiba Telfon genggamnya berdering kencang. Terlonjak karena kaget, secepat kilat dia melihat layar HP nya. Mamanya Virly! "Hallo Ryan? Ini tante, tante tidak tahu harus bilang apa sama kamu. Apa yang kamu lakukan sama Virly?? Kamu apakan Virly?? Tante kecewa sama kamu Ryan!" Deg! Apalagi ini Ya Tuhan..... 
Bersambung..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar